Saat kataku tak lagi bermakna…

Saat kataku tak lagi bermakna…

Bayangkan

Hidupku sebagai buku putih

Hanya bergaris belum tertulis

Tersampul rapi berjudul namamu

Bayangkan

Harapanku sebagai cerita dongeng

Yang bermulai dengan pada suatu ketika

Dan berhakhir dengan bahagia selamanya

Bayangkan

Impianku sebagai pelangi di akhir hujan

Berwarna warni menembus embun

Tak berbatas dan berujung

Bayangkan

Hatiku sebagai kaca tak berwarna

Yang tak terlihat adanya

Yang pecah berhamburan bila tak dijaga

Bayangkan

Pikirku seperti gunung es di musim salju

Dingin, kokoh membeku,

Namun mencair saat kehangatan datang

Bayangkan

Cintaku seperti batu didalam laut

Seindah mutiara bila kau setia

Serapuh karang bila kau sia-sia

Bayangkan

Aku sebagai aku

Apa adanya aku

Seluruhnya aku

Saat mauku tak terbaca

Saat sikapku tak berarti

Aku hanya ingin dimengerti

Lewat analogi dan ungkapan kata

Leave a Reply